Kamis, 11 Maret 2010

Berbagi Semangat Hidup

Selamat siang sobat.
lama rasanya saya tidak menulis dan berbagi tulsian dengan rekan-rekan yang dikasihi Allah.
Semoga rekan-rekan semua selalu dalam perlindungan Allah dan segala yang dilakukan sungguh menghasilkan buah berlimpah.
Sobat, semalam dikarenakan saya tidak bisa tidur, saya menyempatkan menonton televisi dan disana da film bagus tentang kebangkrutan sebuah perusahaan dan ternyata pemimpin perusahaan itu yang "merampok" aset perusahaan itu hingga karyawannya mengalami kesulitan karena mereka telah menanamkan semua uang pada perusahaan itu.
Dalam masa-masa kesulitan itu, sebagian karyawan termasuk karyawan "ekselon" yang juga mengalami kesulitan mencari cara untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya.
Sebagian dari mereka menjadi "perampok" dan ada yang usaha "judi" dirumahnya untuk mempertahankan hidupnya.
Sekali lagi situasi sulit yang terjadi dalam negeri itu.
Situasi yang tidak menentu karena adanya kesulitan keuangan dimana keluarga tidak mampu menghidupi keberadaan anggota keluarganya.
Yah ini hanyalah film dan berahir dengan kegembiraan karena berkat seorang bekas anggota itu berhasil mengembalikan uang dari pemilik perusahaan yang merampok uangnya dengan dimasukkan pada dana pensiun karyawan perusahaan itu dan semua bersuka cita karena memperoleh kembali uang mereka setelah perampokan oleh pemimpin perusahaan ini.
Tapi bagaiamana jika hal itu sungguh terjadi dalam kehidupan ini.
Beberpa hari yang lalu, saya juga dihadapkan oleh keadaan yang cukup tidak mengenakkan menghadapi "prahara" keluarga.
Sebuah keluarga pedagang bubur yang biasa mangkal di depan rumah kami, teryata pedagang ini mengalami kecelakaan dan harus masuk rumah sakit serta motor mereka "hancur" sedangkan motor itu masih motor kreditan.
Berdagang adalah "tulang" punggung kehidupan kelaurga itu disamping suami pedagang itu yang kerja srabutan ikut orang, dan motor itu adalah salah satu kekayaan yang diandalkan kerena rumah mereka jauh dan motor itu pula yang harus dipakau untuk antar jemput sekolah anaknya serta jika tidak ada motor maka biaya trnsfortasi kedua anak keluarga itu mencapai 25rb karena dari rumah pedagan itu tidak ada angkot.
Keadaan sungguh tidak membahagiakan dan dunia serasa kiamat bagi pedagang bubur itu.
Ini adalah kenyataan hidup, dalam serba ketidak berdayaan itu, motor kreditan sudah ditarik oleh pihak yang memberikan kredit dan semua menjadi gelap serta hanya ada satu andalan hidup yaitu dari suami pedagang itu yang hanya beekrja srabutan ikut orang dengan motor butut yang dimilikinya.
Namun semangat ada dalam keluarga itu, pedagang bubur itu tidak lagi jualan bubur dan tugas antar jemput anaknya diserakan penuh kepada bapak anak itu dan dilakukan sebelum dan setelah bekerja.
Jadi kedua anak yan gsatu SMK dan yang satunya SD selalu berangkat bersama bapaknya dan pulang menunggu bapaknya pulang kerja.
Berangkatnya sich tidak masalah karena bisa diatur jamnya tapi pulangnya yang menjadi masalah karena bapak anak ini pulangnya tidak selalu pada jam yang sama tergantung permintaan pekerjaan dari orang yang membutuhkan tenaganya.
Bapak itu bisa pulang jam 5 sore, bisa jam 6 sore dan bisa jam 11 malam.
Pernah karena ada lembur anak itu harus menunggu sampai jam 1 malam dan kedua anak itu duduk didepan rumah kami sambil tidur-tiduran.
Keadaan itu terus berlangsung hingga saat ini dan tadi malam ada kejadian yang membuat saya sedih yaitu kedua anak itu sudah kelehatan jenuh dan capek karena jam 10 malam bapaknya belum pualng, setiap menepon bapaknya, bapaknya marah-marah karena motornya rusak.
Eh, jam 11an bapaknya datang dengan "menuntun" motor karena motornya tidak bisa menyala.
Bapak anak itu langsung bilang," jangan telp terus, bapak juga capek bukan kamu saja yang capek".
Anaknya bilang," besok ulangan dan saya tidak mau masuk sekolah karena capek".
Bapakny bilang," ya sabar, bapak kan gak sengaja bikin motor rusak".
Saya tidak tahu mereka ngomong apa lagi karena kedua anak itu langsung jalan meninggalkan rumah kami dan motor bapak itu dititipkan di rumah kami.
Bapak itu sebenarnya ingin meminjam motor pada saya tetapi sayang karena motor yang biasa saya pakai adalah motor gereja yang sudah saya kembalikan beberapa waktu lalu dan saya tidak memiliki motor lagi.
Saya menanyakan apakah ada uang untuk pulang, syukurlah bapak itu bilang masih ada dan cukup untuk naik ojek.
Pagi harinya kedua anak itu ternyata masuk sekolah dengan naik ojek dan bapaknya datang agak siangan denan naik ojek pula.
Kedua anak itu telah memiliki semangat lagi untuk menjalani hidup dan perjalanan sekolahnya, serta mampu mengatasi rasa malas dan capek setelah semalam kesal karena lama menunggu bapaknya yang tak kunjung datang dan datangpun dengan motor yang rusak sehingga tidak bisa cepat pulsng sedangkan mereka perlu belajar untuk ulangan.
Orang kecil sering dibuat kecil oleh keadaan dan hidup ini.
Tapi jika semangat itu ada maka keadaan tidak bisa "mengkebiri" atau "mengkecilkan" mereka dan mereka bisa tetap mengatasi masalah 'pengecilan' dalam hidupnya.
Hal ini karena adanya semangat untuk terus dan terus maju melawan keadaan yang memperkecil kehidupan mereka.
Jika semangat itu ada dalam diri, maka tentulah akan ada jalan keluar dan hidup akan keluar sebagai pribadi yang kaut walaupun diperkecil dan dipersempit ruang gerak oleh kehidupan ini.
Berani mendobrak rasa malas, rasa capek, rasa putus asa dan rasa rendah diri adalah pintu untuk menemukan semangat baru mencapai apa ayng ada didepan kehidupan.
Belajar dari keadaan menjadikan orang menemukan semangat pula.
dari kehiupan kita belajar dan dari kehidupan pula kita diberi pelajaran.
tak ada yang mustahil bagi mereka yang memiliki semangat karena semangat adalah pintu gerbang keajaiban.
Semoga kebaikan selalu ada dalam hidup kita dan kita tumbuh sebagai orang yang bersemangat dalam keadaan apapaun termasuk keadaan yang serba sulit sekalipun.
Semua pasti bisa diatasi apalgi kita memiliki Allah yang selalu memperhatikan hidup kita.
Jika kita memiliki impian dan kita berusaha mewujudkannya maka Allah dan seluruah alam akan bahu-membahu membantu kita.
salam dalam cinta membangun dunia baru dengan semangat baru agar semua menjadi lebih baik.
Jangan bisrkan rasa malas, rasa capek, rasa putus asa dan rasa rendah diri memasuki hidup kita karena sekali mereka masuk maka kita akan diikatnya dan kita sulit keluar darinya.
Teruslah bersemangat dan terus menemukan semangat baru dari kehdupan ini.
Seperti keluarga tukang bubur dengan kedua anaknya ini, mereka tetap memiliki semangat untuk maju walalupn kesulitan ada dalam kehidupan mereka.
salam dalam semangat seperti kelaurga tukang bubur ini.
petrusp.

Jumat, 19 Februari 2010

"maaf bu, saya baru bisa narik sore hari karena......"

"Maaf Bu, saya baru bisa narik sore hari karena siang ada trantif jadi
nebusnya terlambat", inilah kalimat yang terucap dari seorang tukang becak
yang kami berikan kupon nebus sembako murah.

Dalam rangka Imlek dani Valentine, kami menjual sembako murah untuk tukang
becak dan warga miskin disekitar rumah karyawan kami dan juga warga di
daerah pelayanan kami.

Pelaksanaan di daerah pelayanan berjalan dengan baik tanpa kendala karena
memang sudah sering diadakan penjualan sembako murah, tapi yang dilakukan
di rumah karyawan kami ada kejadian yang mengelikan dan cukup menyedihkan.

Ada seorang tukang becak yang baru jam 10 malam mengmabil sembako karena
baru dapat uang dari narik becaknya karena siang hari ia tidak bisa narik
karena ada penertipan dari trentip sehingga dia seharian hanya ngangur di
rumah kontrakanya dan baru jam 17.00 ia bisa keluar untuk narik becak.

Tukang becak ini ningkrongi becaknya tetapi tidak mendapatkan penumpang
dan baru sekitar jam 21.00 ada penumpang dan dari penumpang ini ia
mendaptkan uang untuk menebus sembako yang dibagikan, katanya penumpang
inipun adalah penumpang dari becak temannya yang diberikan padanya karena
temannya sudah menebus sembako dan hanya tinggal dia yang belum nebus
sembako.

Kemurahan teman tukang becak yang menjadikan ia bisa menebus sembako
walaupun seharusnya pelaksanan jam 4 sore tapi baru bsia menebus jam 10
malam.

Sebuah kejadian yang mengharukan.

Perjaungan tukang becak untuk bisa menebus sembako seharga 20rb harus
berjuang dari jam 5 sore sampai jam 10 malam dan inipun dari belas kasihan
rekannya sesama tukang becak.

Perjuangan untuk mempertahankan hidup dan mendapatkan bingkisan murah di
hari Rabu Abu yang merupakan hari istimewa bagi gereja katolik yaitu hari
dimulainya puasa dan pantang untuk menyisihkan apa yang dimiliki bagi
orang lain yang dipandang belum beruntung dalam lehdiupan ini.

Jika hari Rabu Abu adalah hari memulai puasa karena kita biasanya tidak
puasa lalu bagaimana dengan tukang becak yang mengejar uang 20rb untuk
meenbus sembako guna pemenuhan agar dapur bsia mengepulkan
asap?????????????

Sebuah refreksi yang mendalam pada hari ini...
Kemarin adalah hari raya Imlek yang penuh keceriaan dan kegembiraaan
sekliagus hari Valentine yaitu hari kasih sayang dan dilanjutkan dengan
hari Rabu Abu yang adalah hari pantang dan puasa untuk membangun
"kesetiakawanan" bagi mereka yang tidak beruntung karena kemiskinana dunia
ini.

Ternyata ada sebagian orang yang tidak dapat mengalami indahnya Imlek,
indahnya Valentine tetapi selalu mengalami hari Rabu Abu yang kelam penuh
perjuangan.

Jika setiap dari kita boleh "menyisihkan" sedikit saja dari keceriaan
Imlek dan Valentine dan diberikan pada mereka seperti tukang becak ini
maka dunia akan sungguh lebih bermakna dan Imlek dan valentine tidak
kehilangan makna yang sebenarnya.

Jika coklat yang diberikan pada orang "terkasih" atau tercinta digantikan
dengan "angpao' berisi sembako kepada mereka yang membutuhkan seperti
tukang becak ini maka akan ada cahaya kegembiraan Imlek serta tawa
sukacita Valentine yang lebih indah dalam kehidupan ini.

Syukurlah pada hari raya ini dan bertepatan pada hari Rabu Abui, kami
boleh berbagi karena kebaikan dari banyak orang pula yang memberikan
sembako pada kami, dari mereka inilah kami menjadi jembatan dan jalan
kegembiraan termasuk kegembiraan tukang becak yang baru bisa menebus
sembako jam 10 malam setelah berkejaran dengan waktu dan trantip yang
menertipkan mereka.

Sungguh hari raya Imlek dan Valentien yang digunakan untuk menyapa mereka
yang kurang beruntung inilah yang lebih memberi warna dan makna pada
perayaan yang sedang kita rayakan ini.

Hari ini adalah hari Rabu Abu yang bukan lagi sebatas simbol tapi nyata
dan benar-benar sebuah aksi yang meryupakan arti rabu abu yang
sesungguhnya.

Rabu abu ini sungguh sebuah kabar yang indah akan awal dari keselamatan
Allah dalam diri Yesus yang diwariskan pada kita untuk memiliki
solidaritas kepada mereka yang mebutuhkan.

Semoga Rabu Abu saat ini adalah Rabu Abu yang dipenuhi rahmat sukacita
Valentien dan Imlek sehingga menjadikan hidup lebih baik dan bermakna
sebagai anak-anak kehidupan.

Selamat hari Valentine yaitu hari cinta kasih yang siperbaharui dalam
semangat hari raya Imlek dan dipenuhi dengan makna Ragbu Abu yaitu menjadi
jembatan solidaritan pada mereka yang kurang beruntung.

Semoga suka cita tukang becak yang mengambil sembako itu ada dalam diri
kita dan perjuangannya mengumpulkan uang untuk menebus sebako selalu ada
dalam kita.
Sama seperti perjuangan kita dalam pantang dan puasa akhirnya sampai pada
kegembiraan paskah seperti apa yang dialami Tukang becak yang bsia pulangn
dengan sembako dan bisa melanjutkan hidup hari esok lebih mudah karena ada
yang dimasak di dapur besok pagi.

Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan semangat Valentine dipenuhi
kemeriahan Imlek dan dilakukan dengan semangat Rabu Abu.
petrusp.

Selasa, 16 Februari 2010

Angpao

Pagi-bagi sewaktu saya sedang duduk di depan Emak untuk apel, saya sudah
mendapat telepon dari teman jauh dan teman itu bilang,"Eh, Cino item, gong
xi fat chai ya".

Saya menjawab,"gong xi fat chai juga ya Cino putih, jangan lupa kirim
angpau untuk saya karena sampeyan lebih tua di banding saya".

Teman itu menjawab,"beres, angpaonya saja kan???".

Jawab saya," dasar Cino pelit".

Lalu kami mulai membicarakan tentang angpau itu.
Saya katakan pada teman itu, dunia saat ini sudah seperti angpau yang
biasa dibagikan kepada anak-anak pada hari raya imlek ini.

Angpaonya kelihatan meriah, mewah dan mahal tetapi isinya kadang dan
"cenderugn" tidak sesuai dengan yang nampak dari luar atau isinya hanya
sedikit.

Pertanyaan yang muncul "adalah," lebih penting angpaunya atau isinya???".

Banyak yang bilang,"lebih penting angpaonya karena itu hanya menjadi
lambang".

Tapi bagi saya ya lebih penting isinya karena angpaunya akan segera
dibuang dan isinya diambil untuk keperluan lain termasuk keperluan
pemenuhan "kenikmatan" diri.

saya kapan-kapan mau tanya pada anak-anak,"lebih penting angpaonya atau
isinya???"

Saya sich beruntung karena walaupun saya bukan Chinese tapi dapat angpau
dan angpaunya kecil dan biasa tapi isinya laur biasa. he he he he

Jadi kehidupan saat ini juga mirip dengan angpao ini yaitu lebih
mementingan "penampilan" luar yang kelihatan wah, bergengsi dan
'bermartabat" tapi dalamnya "kosong" dan andaikan ada isinya hanya "kecil"
atau 'sedikit" tidak memenuhi standar kwalifikasi.

Orang cenderung menampilkan yang baik dan kesan baik dalam kehdiupan dan
tidak mau menampakkan kwalitasnya secara "penuh" untuk membangun kebaikan
dunia ini.

Orang cenderung "mendanani diri" dengan penampilan yang kelihatan mata
dibanding penampilan dalam yang sebenarnya lebih memberikan bobot pada
kehidupan ini. karena tampilan luar inilah yang saat ini menjadi patokan
dalam penilaian seseorang.

Syukurlah walaupun saya ini jawa yang item dan cenderugn jelek tapi masih
mendapat sapaan "Cino item" dari teman yang merayakan tahun baru imlek ini
dan malah mendapatkan angpau yang secara tampilan sederhana tapi isinya
luar biasa, dapatnya banyak lagi he he he.

Semoga saya boleh seperti angpau yang saya terima ini yang menampakkan
kesederhanaan dan dengan warna serta ornamen yang sederhana tetapi isinya
memberikan kelegaan dan kepuasan.

Dari nilai angpao ada, dari nilai isi dan kwalitas juga mencukupi sehingga
terjadi keseimbangan dalam kehidupan dan pesan yang diberikan.

Salam dalam cinta membangun dunia dengan membangun diri secara "benar"
dengan membangun kwalitas hidup dan bukan sekedar tampilan luar.

"Semua akan berubah dan tak ada yang abadi termasuk tampilan luar diri
kita mengikuti pergerakan irama perputaran waktu yang tidak dapat dicepah,
Tapi bersama Allah dan cintaNya semua peubahan adalah baik. Selamat tahun
baru Imlek, semoga perubahan tahun ini membawa kita pada perubahan kearah
yang lebih baik dalam hidup, spiritual, keluarga, kesehatan dan rejeki.
Gong Xi fat Chai".
petrusp.

Rabu, 27 Januari 2010

Topeng kejahatan bernama kebaikan.

Kejahatan memiliki banyak topeng dan topeng yang paling berbahaya adalah
kebaikan.
Jadi hati-hatilah dengan kebaikan orang lain yang ada disekitar kita agar
tidak masuk dalam perangkap kejahatan itu.

Kalau kita mencermati apa yang terjadi disekitar kita berkaitan dengan
kejahatan, kita bisa melihat kalau kejahatan yang serign terjadi dilakukan
oleh orang terdekat, orang yang dikenal bahkan kelaurga sendiri, dan pintu
yang pertama dipakai masuk adalah pintu kebaikan.

Kejadian terakhir yang cukup “menghebohkan” adalah kejadian jagal bernama
babe.

Ini adalah contoh paling nyata akan pintu kejahatan yang bernama kebaikan
itu.

Maka salah satu hal yang paling mungkin dilakukan dalam hidup untuk
meminimalkan kejahatan adalah menaruh kewaspadaan akan orang sekeitar
dengan tidak mencurigai keberadaan orang sekitar.

Waspada dan curiga itu berbeda jauh dan jangan salah arti.

Hidup harus waspada dan hati-hati dengan apapun yang orang lain lakukan
pada kita,termasuk kebaikan yang mereka lakukan.

Sesungguhnya pintu kebaikan ini adalah pintu yang sering dipakai oleh
setan atau kejahatan untuk memperdaya manusia terutama manusia yang sedang
mengalami “kesulitan” dan kurang dalam kepercayaan kepada Allah.

Setan atau kejahatan pandai mempergunakan momentum yang paling tepat dalam
aksinya.

Tapi ada beberapa hal yang bisa ditangkap untuk meminimalis aksi dari
kejahatan yang berwajah atau bertopeng kebaikan itu.

Kejahatan akan cepat menampakkan wajahnya jika tidak segera mencapai apa
yang diharapkanya, kejahatan tidak memiliki “kesetiaan” dalam melakukan
aksinya.

Jika apa yang diharapkan tidak segera tercapai, maka kejahatan ini akan
menyingkir dan tidak lagi melakukan kebaikan seperti yang dilakukan
sebelumnya.

Sekali lagi mereka tidak memiliki kesetiaan atau keberlangsungan atau
kelanjutan atau kesinambungan.
Mereka tidak bisa terus menerus melakukan kebaikan jika apa yang
diharapkan tidak tercapai.

Dan keadaan dari tindakan kebaikan ini akan “berpindah-pindah” menyerang
pada orang lain atau daerah yang dianggap akan memberikan peluang akan
keberhasilan dari kejahatannya ini.

Dengan demikian, kita tetap bisa menerima kebaikan orang lain tetapi
tidak mau terpengaruh dengan apa yang diharapkan oleh orang lain itu atau
diperdaya oleh kebaikan orang lain itu.
Kita harus memiliki “pendirian” dalam menyikapi kebaikan orang lain itu.

Jika kebaikan orang lain itu terus berlanjut bahkan tanpa henti sampai
jangka waktu yang lama apalagi mengangkap martabat dari yang dibantu
kebaikan itu, maka dapat “dipastikan” ini adalah kebaikan yang
sungguh-sungguh dan bukan wajah atau topeng dari kejahatan.

Ciri lain dari kejahatan yang memakai topeng kebaikan adalah, kebaikan itu
mencolok dan cenderung dipamerkan.
Jika kebaikan demikian ini, bisa dipastikan ada maksud lain dari kebaikan
itu, ini seperti kegiatan menjelang pemilihan pemimpin di negeri ini.

Jika ada bagi sembako, uang dan baju-baju seragam, maka ini adalah
kebaikan yang memiliki maksud dan ini bukan kebaikan sejati dan bisa
dinamai kejahatan yang berwajah kebaikan, atau kebaikan semu karena adanya
pamrih dibelakangnya.

Istilah tidak ada yang gratis mengisyarakan kalau sebenarnya apa yang
dilakukan adalah wajah atau topeng dari kejahatan.
Maka hidup harus berhati-hati akan apa yang biasa dilakukan oleh mereka
yang melakukan kebaikan itu.

Ciri lain dari kejahatan yang bertopeng kebaikan adalah, kebaikan yang
dilakukan secara “sembunyi-sembunyi” dengan pesan dibelakangnya demi
kemudahan yang melakukan kebaikan.
Ini seperti “sogokan” atau pelicin.
Ini adalah kebaikan yang dilakukan tapi ini adalah wajah dari kejahatan
yang menghalalkan cara demi kelancaan urusan yang dilakukan.
Hidup tidak mau ribet dan banyak kesulitan.

Kita harus sadar kebaikan berkaitan dengan kebenaran dan hal ini akan
nampak dan dapat diukur dari tingkat kesulitan yang dialami.
Jika kesulitan semakin besar dan semakin banyak maka ini bisa dipastikan
hal itu adalah kebaikan dan kebenaran yang sesungguhnya.

Jika kebenaran dan kebaikan itu mudah maka semua orang bisa melakukannya
dan hal yang dilakukan menjadi bukan kebenaran dan kebaikan lagi.

Jadi untuk menguji kebaikan sejati atau kejahatan berwajah kebaikan adalah
dengan melihat proses dan hasilnya.
Jika sungguh proses dan hasilnya adalah baik dan benar maka itu adalah
kebaikan sejati.

Semoga kita bisa belajar dari kesederhanaan hidup Tuhan sehingga mampu
menangkap akan arti kebaikan sejati itu.
Yesus adalah contoh dari kebaikan sejati.
Ia terus menerus melakukan kebaikan walaupun ditolak, Ia setia sampai mati
dan Ia melakukan dengan wajah tanpa menonjokan diri dan tidak
sembunyi-sembunyi.

Sungguh model terbaik untuk bercermin dari kebaikan sejati adalah ada
dalam Tuhan sendiri.

Lakukan segala hal dengan kesadaran akan Tuhan dan serahkan semua pada
Tuhan dengan terus menerus tanpa jemu-jemu maka itulah yang dinamakan
kebaikan itu.
Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan melakukan kebaikan sejati.
Petrusp.

Kamis, 21 Januari 2010

Tuhan Marah?????

Beberapa hari yang lalu, ketika klinik kami buka dan ada seorang Ibu yang
berobat dengan anaknya yang masih berumur kita-kita 4 tahunan.

Karena kelamaan menunggu anak ini menangis dan sewaktu anak ini menangis
Ibu itu bilang," jangan menangis nanti pak dokter marah".

Saya mendengarkan apa yang diucapkan oleh Ibu itu tetapi anak itu tetap
saja menangis.
Saya dari ruang obat keluar dan ibu malah bilang," pak dokter....(menyebut
nama anak itu) nakal nanti pak dokter suntik ya ??".

Saya menjadi "jengah" dengan kata-kata Ibu itu dan saya bilang," saya
tidak akan menyuntik anak ibu dan Ibu jangan bilang kalau dokter marah
karena anak ibu menangis. Dokter-dokter disini bukan pemarah jadi jangan
bicara asal saja".

Ibu itu menjawab," saya mengatakan pak dokter nanti marah agar anak saya
diam dan tidak mengganggu klinik ini pak".

Jawab saya," Ibu boleh menenangkan anak ibu agar tidak menangis tapi
jangan dengan alasan dokter marah, ini tidak baik dan hal ini yang
menjadikan anak tidak mau ke dokter karena takut dokternya marah".

Ibu itu hanya diam saja dan saya memberi jajan pada anak itu dengan
bilang," pak dokter tidak akan marah sama kamu ya".

Saya tidak tahu apakah anak itu takut dengan saya atau apa tapi anak itu
diam ketika melihat saya dan menerima kue dati tangan saya, mungkin saya
memang kelihatan galak dan sangar jadi anak itu takut dan tidak menangis.

Alasan yang sering dipakai oleh Ibu yang anaknya menangis adalah "dokter
nanti marah atau Tuhan nati marah"..

Benarkan dokter akan marah ketika mendengar ada anak menangis?????

Jawabnya belum tentu dan malah kemungkinan dokter tidak akan marah karena
dokter mengerti kejiwaan anak dan perangai anak.

Dokter lebih paham akan keadaan anak sehingga dokter tidak akan marah
karena anak menangis sewaktu akan berobat pada dokter itu.

Dokter tentu malah akan melakukan banyak hal agar membuat anak itu tidak
menangis dengan perperilaku baik dan tidak marah pada anak itu.

Seklai lagi dokter paham dengan keadaan dan keberadaan anak sehingga
dokter tidak akan marah.

Ini juga sama dengan Tuhan.
Tuhan yang adalah maha tahu tidak akan dengan mudah marah kepada manusia
yang menjengkelkan dalam kehidupan ini.

Tuhan mungkin malah lebih memahami keberadaan mereka yang menjengkelkan
itu dan malah semakin berbelas kasih pada yang menjengkelkan itu.

Jadi alasan nanti Tuhan marah tidak berlaku pada keadaan orang yang
kelihatan menjengkelkan dalam kancah kehdiupan ini.

Jadi jangalah seting mengatakan "nanti Tuhan marah".

Tuhan tidak akan marah dengan sembarangan dalam kehidupan ini, bahkan
kemarahan Tuhan bisa dikatakan hampir tidak akan terjadi.

Tuahn akan selalu menjaga, memahami , mengerti dan mencarikan jalan keuar
dari keadaan yang tidak mengenakkan dengan hadir sesuai dengan apa yang
dibutuhkan oleh yang dipandang menjengkalkan itu.

Menyadari kerahiman dan kebaikan hati Allah seharusnya tidak menjadikan
orang sampai mengatakan, Tuhan akan marah".

Tuhan tidak akan murka dan marah kepada kita anak-anakNya yang telah
diciptakan dengan cintaNya dan bahkan serupa dengan diriNya sendiri.

Allah itu adalah baik ada dan Ia akan memberikan kebaikan kepada kita,
Jadi Tuhan akan marah,tak berlakum dalam kehdiupan ini.

Jadi jangan sekali-kali katakan Tuhan akan marah.

Salama hidup dalam cinta dan menyadari keabaikan Tuhan dan peneyertaan
Tuhan dalam hdiup kita.
Tuhah tdak marah tetapi dia sedang tiak dipahami dengan hdiup kita.


Salam dalam cinta membangun pandangan akan kebaikan Tuhan bukan kemurkaan
Tuhan.
petrusp.
jkt 18012010.

Senin, 11 Januari 2010

Sumpit

“Apa yang telah disatukan oleh Allah, tidak boleh diceraikan oleh manusia”.

Ini adalah salah satu kata yang selalu ada dalam pernikahan gereja katolik.

Kata ini mengisyaratkan agar perkawinan itu dijaga sampai langgeng dan
hanya Allah sendiri yang berhak memisahkan perkawinan itu serta manusia
tidak punya kuasa untuk mengakhiri perkawianan dengan alasan apapun
kecuali alasan yang disepakati oleh mereka yang memiliki “wewenang” yang
mewakili kekuasaan dan keberadaan Allah di dunia ini.

Dan diharapkan dari kebersamaan itu banyak hal boleh dilakukan bersama
demi kebaikan bersama pula.

Beberapa hari yang lalu, sewaktu saya makan disebuah restoran yang cukup
terkenal di Bali ini, saya memiliki sedikit pengalaman yang saya rasa
bagus dan saya ingin membagikan pengalaman itu kepada Anda yang bersedia
membaca tulisan ini.

Sewaktu semua hidangan sudah disiapkan, saya meminta sumpit pada pelayan
dan ada teman yang bilang,”bruder ini sok chinese, kita yang chinese saja
gak minta sumpit kok bruder gaya minta sumpit”.

Saya menjawab pernyataan teman itu dengan santai,” inilah saya, aneh
kan???. Mungkin saya dulu pernah dilahirkan sebagai orang chinese karena
teman saya kebanyakan chinese dan suka makan pakai sumpit seeprti orang
chinese”.

Jawab teman,” ya chinese gosong dan gak punya toko”.

Spontan kami tertawa dengan kaliamt salah satu teman itu.

Memang pas makan ini kami ada 6 orang dan yang item dan jawa hanya saya
sendiri dan yang lain kebetulan chinese semua.

Sambung saya sambil makan,” mengapa saya pakai sumpit, sumpit ini saya
pakai untuk mengambil saja karena dengan supit ini saya hanya bisa
mengambil satu lauk atau apa dan tidak bisa banyak dan kalau banyak akan
lepas, dengan ini saya merasa mengambil tidak akan berlebihan dan hanay
cukup satu untuk saya dan dengan hal ini keadilah akan ada dalam
kebersamaan”.

Sambing teman,”nyindir nich??”.
Sambung saya,” he he he he, begitu juga boleh”.

Tambah saya,” disamping itu, Sumpit ini memiliki makna yang kuat dan dalam
bagi saya”.

Sambung salah satu teman,” apa makna sumpit itu bagi bruder?”.

Jawab saya,” banyak, disamping keadilan, ketidakserakahan, keharonisan
dan keindahan, ada lagi yang terdalam bagi saya adalah relasi yang
membangun dalam keberadan sumpit ini”.

Lalu saya menjelaskan makna sumpit itu kepada teman-teman menurut
pandangan saya.

Ingatlah pada saat menghadiri perkawinan ada kalimat apa yang dipersatukan
oleh Allah jangan diceraikan oleh manusia.
Ini sama dengan sumpit ini.

Sumpit ini telah disatukan dalam satu plastik dan dibugnkis jadi satu oleh
pabriknya (kebetulan sumpit yang dipakai adalah sumpit yang dimasukan jadi
satu dalam kertas).

Jadi penggunaan sumpit ini harus sepasang dan mereka tidak boleh dipisahkan.

Jika dipisahkan maka mereka tidak akan mampu melakukan banyak hal dan
fungsi sumpit menjadi hilang, Ini sama dengan keluarga.

Mereka harus selalu bersatu dalam kebersamaan untuk melakukan tindakan
dalam hidup ini, mereka harus bisa bekerja sama dan bekerja bersama.

Bekerja sama berarti mereka bisa koordinasi dengan baik dan kekerja
bersama adalah dalam relasi yang berdekatan.

Jika dalam kelaurga bisa bekerja sama dan bekerja bersama maka saya yakin
kelaurga itu akan elbih baik dalam penghidupan dan kebersmaannya, jika
mereka tidak mampu bekerja sama dan bekerja bersama maka akibatnya kita
bisa memperdiksi dan membayangkan apa ayng akan terjadi.

Jadi dalam keluarga, prinsipnya hampir sama dengan sumpit ini dimana
makna seperti keluarga yang diharapkan selalu berelasi mesra dalam suka
dan duka untuk melakukan “pekerjaan” kehidupan ini dengan bekerja sama dan
bekerja bersama.

Mereka tidak boleh dipisahkan ikatan kelaurga.

Jadi saya suka pakai sumpit untuk mengingatkan kebersamaan dalam kehidupan
ini.

Disamping makna keluarga,
Bagi saya juga ada makna kebersamaan saya dengan Alllah.

Saya harus selalu berelasi dekat dengan Allah untuk melakukan pekerjaan
yang saya lakukan karena saya tidak mampu melakukan pekerjaan apapun
dengan hasil baik tanpa campur tangan Allah dalam hidup saya demikianjuga
Allah tidak akan memiliki “fungsi” kalau manusia atau saya tidak mau
menganggap keberadaanNya dalam hidup ini.

Maka ada istilah matiNya Tuhan.

Ini karena manusia tidak lagi memandang keberadaan Allah.

Allah tidak mati, tapi manusia mematikan keberadaan Allah dalam dirinya.

Dengan menyadari keberadaan dan relasi dengan Allah dan juga relasi dalam
keluarga seperti keberadaan sumpit ini, hidup menjadi lebih baik karena
suka dan duka selalu dikerjakan dalam kebersamaan dan ini akan menjadikan
kebersamaan menjadi lebih baik.

Kesadaran kalau hidup tidak akan mampu melakukan banyak hal tanpa
kebersamaan akan menyadarkan funsi dari peran kita baik dengan Allah
maupaun kebersamaan dalam kelaurga.


Jika setiap orang mau hidup bersama seperti sumpit ini dalam keluarga
maka dapat dipastikan keluarga akan bisa lebih lenggeng dan kebersamaan
mereka lebih baik karena mereka akan semakin tumbuh dalam keprecayaan,
keharmoinisan, keadilah dan cinta kasih.

Jadi apa yang telah disatukan oleh Allah memang “kalau bisa” jangan
dipisahkan oleh manusia.

Jadi dalam sumpit ini ada gambaran dari kebersaman dan apa yang dapat
dilakukan dalan kebrsamaan itu.

Duduklah makan dengan sumpit, pahami funsgi sumpit itu dan bawalah prinsip
kerja sumpit itu dalam keluaga dan relasi Anda dengan Allah.

Salamdalam kebersaman membangun dunia dengan melakukan mau sedikit
belajar dari yang namanya sumpit.

Kita tidak mampu melakuakn apa-apa tanpa kebersamaan itu terutama
kebersamaan dengan Allah untuk membangun kelaurga dan dunia ini.

Ingatlah dalam sumpit itu ada keadilah, kebersaman, keharminisan,
keindahan dan yang utama adalah ada cinta yang saling membangun dan
menumbuhkan menajdi pribadi yang saling melengkapi.
petrusp.

Sabtu, 02 Januari 2010

Sepotong lilin untuk tahun 2010

Tahun 2010 sudah ada di depan mata, tantangan baru siap menghadang di
depan kita yang siap menghalangi kita pada pemenuhan harapan akan
kegembiraan, kesuksusan dan kedamaian.

Namun sepotong lilinharapan, sepotong lilin semangan, sepotong lilin iman,
dan sepotong lilin cinta masih menyala.

Doa saya untuk Anda,

Semoga sepotong lilin harapan tetap bernyala untuk menerangi perjalanan
hidup Anda di tahun 2010 karena tahun depan adalah perjuangan tiada henti
yang harus Anda hadapi.

Semoga sepotong lilin semangat itu terus menyala membakar gairah hidup
Anda untuk maju menghadapi perjuangan hidup di tahun 2010 yang tentunya
semakin tidak mudah karena ketetnya persaingan meraih segala harapan dalam
hidup ini.

Semoga sepotong lilin iman terus menyala menghantar Anda kepada Allah pada
tahun 2010 karena Allah pada tahun depan akan semakin tidak nampak karena
banyaknya tawaran baru akan kenikmatan diluar kehendak Allah.

Semoga sepotong lilin cinta kasih terus menyala untuk menjadikan hidup
kita lebih baik di tahun 2010 karena hanya dalam cinta kasih ada harapan
akan kebaikan dalam hidup ini.

Sungguh semoga sepotong lilin itu terus menyala menjadi petunjuk hidup
menjalani tahun yang akan datang yang tentunya bukan merupakan tahun yang
mudah karena setan semakin berkehendak mematikan sepotong lilin itu.

Salam dalam cinta menjaga nyala sepotong lilin itu dengan terus berdoa
agar kita boleh hidup dalam kebaikan dan kebenanran Allah.

Salam dalam cinta membangun dunia baru.
petrusp.