Sabtu, 24 Januari 2009

Jalan kebahagiaan 2

Hendaklah hidup tetap berdiri tegak karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada hari esok,
Namun yakinlah bahwa hari esok adalah pasti baik pada akhirnya.
Lihatlah siapa yang pernah menyangka akan diri Obama seorang hitam, pernah tinggal di Indonesia dan anak dari perempuan yang menikah berkali-kali ternyata menjadi orang nomer satu di Amerika saat ini.
Ini tak lepas dari perjuangan hidup yang dilakoninya dan kemampuannya untuk tetap berdiri tegak dalam menghadapi banyak persoalan hidup yang harus dihadapinya.
Ingat bahwa saat ini akan menentukan apa yang akan terjadi hari esok.
Yang pasti pada akhirnya hidup kita akan baik-baik saja.
Sesungguhnya kehendak Allah bagi setiap orang yang diciptakan di dunia ini adalah menjadi rekan kerjaNya untuk mewartakan kebaikan dan kegembiraan pada dunia ini.
Panggilan kehendak Allah ini tidak dibatasi oleh status, profesi dan keadaan.
Kehendak Allah ini memang sukar untuk dipahami dan baru akan nyata ketika orang menyadari hidup saat ini.
Tak ada yang pernah menyangka keadaan saat ini dimana kita berdiri dengan keadaan yang terjadi.
Saya pun tak penah menyangka akan dapat berbagi pengalaman hidup pada Anda sampai saat ini terutama setelah masa kegelapan yang saya alami.
Jadi kesetiaan untuk menjalani saat ini dengan tetap berdiri tegak berdasarkan kepercayaan kalau Allah selalu akan memberikan kebaikan adalah kunci menyelesaikan permasalahan hidup dan melaksanakan kehendak Allah dalam hidup ini.
Maka jangalah hidup hanya berpangku tangan dan mengalami keputus asaan.
Hidup harus terus melangkah, hanya ini yang dapat dilakukan dalam keadaan apapun termasuk dalam keadaan penuh persoalan karena dengan terus melangkah harapan akan ditemukan dan kebaikan akan dapat digengam.
Saya membayangkan, andaikan saya beberapa waktu yang lalu hanya diam dan tidak berani melangkah tentu hidup tidak akan diantar sampai pada keadaan saat ini atau dengan keadaan lain yang saya tidak tahu.
Maka keputusan untuk tetap melangkah adalah hal utama dalam hidup ini.
Dengan keberanian melangkah maka kehendak Allah akan bisa terwujud dalam diri kita.
Kemarin siang ketika saya berkesempatan bertemu dengan rekan dokter gigi dari Jakarta di badar udara Ngurah Rai,
Saya menanyakan kepada rekan dokter gigi itu," apakah kalian senang bertemu dengan saya saat ini?".
Rekan itu menjawab,"Senang" .
Setelah berbicang dengan mereka beberapa saat, ada rekan keluarga yang saya kenal di Denpasar juga ada di badara untuk bepergian ke Lombok.
Setelah berbicnang dengan dokter gigi itu dan mereka masuk dalam ruang chek in, saya kembali berbincang dengan rekan keluarga itu.
Saya tanyakan lagi kepada rekan keluarga itu,"Apakah sampeyan senang bertemu dengan saya saat ini?".
Rekan itu menjawab,"Senang".
Kedua jawaban dari rekan itu membaut saya berbahagia karena kehadiran saya hari ini telah menyenangkan mereka.
Dengan menyenangkan orang lain berarti hidup tidak sia-sia.
Sungguh dalam kesadaran kalau hidup tidak sia-sia dan berarti maka kehendak Allah sudah sedikit banyak terlaksana dalam diri kita.
Kesadaran kalau hidup berarti dan tidak sia-sia akan membangkitkan semangat dalam perjuangan menghadapai persoalah hidup setiap hari.
Apa persoalah utama hidup ini sebenarnya ?
Persoalah hidup yang sebenarnya adalah keberadaan akan rasa takut ,kawatir dan cemas.
Rasa takut, kawatir dan cemas inilah masalah utama dalam diri kita.
Orang takut menghadapi apa yang akan terjadi, cemas dengan apa yang akan terjadi dan kawatir akan apa yang akan terjadi.
Kala takut, cemas dan kawatir ini memunculkan kata "kalau-kalau".
Nanti kalau-kalau ditangkap polisi, kalau-kalau kelaparan, kalau-kalau dipermalukan, dan kalau-kalau ini atau kalau-kalau itu,
Kata kalau-kalau inilah yang terus ada memenuhi seluruh rongga pikiran sehingga orang tidak berani menghadapi kenyataan dan kata kalau-kalau ini merampas kegembiraan yang seharusnya menjadi bagian penting dalam diri kita.
Maka cara yang harus dilakukan untuk mengalahkan ketakutan, kekawatiran dan kecemasan ini hanyalah dengan keberanian menghadapi kenyataan dan keyakinan kalau hidup akan baik-baik saja pada akhirnya.
Memang persoalah hidup yang kita hadapi adalah sangat beragam baik persoalan finansial keuangan, persoalah kelaurga dan persaalah kepercayan pada Allah sendiri.
Namun persoalah itu semua berakar pada rasa takut, kawatir dan cemas.
Orang tidak menyadari kalau dalam hidupnya memiliki hal yang lebih besar daripada aneka persoalan itu yaitu Allah.
Allah sanggup menjadikan semuanya baik, memang kebaikan Allah kadang berbeda dengan kebaikan yang kita harapkan.
Seperti yang kita harapkan kita dapat sembuh dari sakit dan berkumpul dengan keluarga, Eh yang terjadi orang memang sembuh dari sakit dalam arti meninggal sehingga tidak dapat kumpul dengan kelaurga.
Namun yakinlah bahwa apapun yang terjadi adalah baik pada akhrinya,.
Mati atau hidup adalah baik, sakit atau sehat adalah baik serta duka atau suka adalah baik.
Tinggal cara pandanglah yang perlu diubah dalam menanggapi setiap persoalah yang terjadi.
Jika orang sudah memiliki cara pandang yang benar menurut kacamata Allah maka semua yang terjadi adalah baik adanya.
Dengan kacamata yang demikian ketakutan, kekawaritan dan kecemasan menjadi lebih tidak berkuasa dalam diri kita karena yang ada hanya penyerahan kepada kehendak Allah.
KehendakNya adalah kita bahagia dan selamat dalam hidup ini dan kita berani membagikan kebahagiaan serta keselamatan itu pada banyak orang.
Jika hidup telah berguna dan boleh membahagiakan orang lain maka kehadiran kita sudah cukup menjadi jalan kehadiran Allah.
Saya memang juga memiliki kecemasan, ketakutan dan kekawatiran itu, misalnya tetang baiya rumah sakit bagi orang miskin yeng harus kami layani dimana biaya inapnya naik sampai 200%.
Namun apakah kekawatiran, ketakutan dan kecemasan itu menyelesaikan masalah ?????.
Tidak.
Hal itu malah membuat orang tiak bisa bergerak jika hanya berkutat pada ketakutan, kekawatiran dan kecemasan.
Jalan satu-satunya dalam menhadapi persaoalah hidup adalah menyerahkan kepada Allah prsoalah itu dan hidup memiliki keyakinan kalau jalan kebaikan Allah akan diberikan.
Keyakinan kalau Allah memberikan kebaikan harus ada dalam hidup kita untuk menghadapi setiap persoalan yang harus dihadapi.
Semoma kebaika Allah selalu menyertai hidup Anda yang sedang menghadapi banyak persoalah baik persoalah keuangan, kelaurga dan pekerjaan.
Serahkan persoalah itu padaNya dengan yakinlah kalau Ia akan menolong hidup Anda menghadapi persoalan itu.
Salam dalam cinta menghadapi persoalah hidup dengan keyakinan kalau Allah akan menolong sehingga ketakutan., kecemasan dan kekawatiran dihilangkan dalam diri kita.
Sungguh orang kecil ini boleh berdiri dalam keadaan yang membahagiakan ini dan boleh berbagi kegembiraan dalam hidup pada mereka yang membutuhkan termasuk berbagi pengalaman dengan Anda adalah karena keberanian untuk melangkah dan tidak mau diperbudak oleh ketakutan, kecemasan dan kekawatiran.
Keyakinan kalau Tangan Allah akan selalu menggandengan orang yang mau menyerahkan hidup dalam rencana dan kehendakNya dan IA akan meneguhkan hidup dengan selalu menumbuhkan keyakinana kalau hidup akan baik-biak saja pada akhirnya adalah kunci hidup yang orang kecil ini tanamkan dalam hati dan pikiran.
Dengan keyakinan dan kesadaran kalau hidup akan baik-baik saja pada akhirnya serta kata "kalau-kalau" itu disingkirkan dan berani menghadapi persoalan dengan berpegang pada tangan Allah itu semua bsia diselesaikan.
Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan berdiri tegak menghadapi persoalah dan yakin semua akan baik-baik pada akhirnya.
petrusp.

Senin, 19 Januari 2009

Jalan Kebahagiaan 1

Ada sejuta kesempatan baik yang ada didepan perjalanan hidup kita,
Maka teruslah berjalan dan berjuang,
Jangan menyerah karena pada akhrinya hidup kita akan baik-baik saja, sungguh hidup tidak akan berhenti karena Allah yang mengatur hidup kita. Yakinlah Allah selalu dipihak kita anak-anakNya.
Banyak orang merasa tidak memiliki kesempatan dan mengalami putus asa dalam hidup ini setelah mengalami kesulitan, ini memang tidak salah namun janganlah hidup terus dalam keadaan keputusasaan ini serta hanya berhenti ditempat menunggu keajaiban datang.
Orang harus terus berjalan dan berjuang maju dengan keyakinaan untuk menciptakan kesempatan sehingga harapan menjadi lebih baik dan dapat diwujudnyatakan.
Beberapa hari yang lalu pijetan saya berbunyi dan ada orang yang meminta saran pada saya. Sombong ya dimintai saran!!!!.
Rekan ini mengatakan sudah tidak kuat dalam hidup ini karena saat ini sedang mengalami musibah berat dimana ia dan isterinya dinyatakan positif hiv.
Sang isteri marah besar dan setiap hari memukuli dirinya bahkan sampai meludahinya dengan memaki-maki padanya karena isterinya ikut ketularan hiv sedangkan isterinya merasa tidak melakukan kesalahan dalam hidup berkeluarga.
Rekan ini memang merasa yang salah, namun dengan perlakukan isterinya yang demikian ia merasa sudah tidak tahan lagi dan lebih baik mati meninggalkan dunia ini.
Saya memahami apa yang terjadi pada rekan ini.
Saya juga ikut bingung dengan apa yang terjadi namun saya tidak bisa berbaut apa-apa untuk hal ini kecuali hanya mendengarkan keluhan rekan itu.
Rekan ini saat ini pergi meninggalkan rumah karena sudah tidak tahan dengan apa yang dilakukan isterinya kepadanya dan ia sendiri sudah tidak bisa berbuat apa-apa karena merasa bersalah dengan keadaan ini.
Semua telah terjadi dan tidak bisa diputar balik menjadi seperti yang diharapkan, nasi sudah menjadi bubur.
Rekan ini juga menceritakan, ia tidak tega meninggalkan isterinya karena beban hidup selama ini menjadi tanggunganya.
Isterinya membrontak demikian karena shok dengan perisitwa dirinya ketularan hiv tersebut.
Untuk menyudahi pembicaraan saya hanya bisa mengatakan, "saya berdoa untuk Anda dan kembalilah ke rumah apapun yang terjadi, Yakinlah hidup anda dan isteri Anda akan baik-baik saja".
Setelah pembicaraan dengan rekan itu, saya menjadi lebih bingung lagi mau berbuat apa?
Doa, ya hanya doa yang bisa saya lakukan walaupun pertempuran antara rekan itu dengan isterinya masih terus terjadi.
setidaknya andaikan isteri rekan itu sudah tidak memukul, meludahi dan memaki karena capek tentu perang batin masih ada dalam keluarga itu.
Sungguh pintu gerbang "pepecahan" seolah ternganga dalam kelaurga itu.
Kesulitan dan kebekuan yang laur biasa paasti terjadi setelah perang itu.
Suasana keluzrga tentu menjadi tidak menentu dan hanya kebisuan yang ada serta seluruh penghuni rumah itu menjadi "seonggok" daging tanpa bersuara dalam cinta dan kebersamaan.
Suasana yang sangat tidak mengenakkan melebihi "neraka".
Sungguh tak ada yang mau hidup dalam suasana ini namun tetap harus dijalani.
Jika orang berhenti dan kata "lebih baik mati saja" dan mereka sungguh ambil keputusan untuk mati maka mereka telah menjadi orang-orang kalah yang mati konyol dalam hidup ini karena mati dalam luka yang sebenarnya bisa diatasi.
Sampai saat ini rekan itu belum menghubungi saya lagi dan saya tidak tahu dengan apa yang terjadi,
Semoga keluarga itu telah menjadi lebih baik.
Suasana demikian juga sering terjadi dalam diri kita walaupun dalam kasus yang berbeda,
Entah kasus perselingkuhan, penkhianatan dan perendahan martabat kehidupan dalam kebersamaan.
Situasi yang demikian adalah situasi yan tidak bisa dihilangkan namun hanya bisa diperbaharui jika sudah terjadi.
Ya diperbaharuai dalam kesadaran dan penerimaan.
Jika isteri teman itu tidak bisa menerima keadaan dan terus marah dengan memaki, meludahi dan memukuli.
Apakah keadaan bisa berubah seperti sebelum kejadian?
Tidak.
Ia dan suami tetap akan mengalami kasus hiv ini bahkan keadaan akan semakin parah dengan keadaan yang demikian.
Dalam keadaan yang demikian seharusnya mereka saling mendukung dan mencari jalan keluar agar hidup terus berlangsung demi kebaikan bersama dan bukan dengan kemarahan dan kebencian,
Sungguh kemarahan dan kebencian tidak akan merubah keadaan dan situasi namun malah akan memperkeruh suasana.
Memang tidak mudah menerima keadaan ini apalagi menjadikan ini sebagai berkat dari kehidupan.
Sulit dan teramat sulit.
Emosi biasanya yang pertama berbicara dan bukan hati yang dingin dan pikiran yang jernih.
Emosi biasanya bekerja lebih cepat dalam menggapi ketidaknyamanan dalam hidup ini dan setelah emosi sampai pada puncaknya serta pada titik balik baru hati dan pikiran yang bekerja.
Maka berbahagialah mereka yang selalu dapat mengendalikan emosi dan mengedepankan peran hati dan pikiran, karena orang demikian adalah orang yang terberkati dan hidup dalam kedamiaan.
Orang demikian adalah orang yang seungguh dekat dengan Allah sendiri.
Saya yakin jika orang hidup dalam pikiran jernih dan hati yang dingin dalam menyikapi setiap permasalahan maka sudah dapat dipastikan pintu kesempatan pada kebaikan akan lebih mudah dibukakan.
Sungguh orang diharapkan selalu memikirkan apa yang ada didepan hidupnya dan buka apa yang telah terjadi dibelakang hidupnya.
Jika orang menyadari kalau telah terkena virus penghianatan, perselingkuhan, perendahan martabat atau malah vitus hiv ini serta bisa menerima ini dengan hati tenang dan mau memulai untuk hidup baru dalam pertobatan kembali pada kebenaran dan cinta Allah tentulah hidup akan tetap baik-baik saja.
Maka kata," teruslah berjalan, jangan menyerah karena pada akhirnya hidup akan baik-baik saja akan menjadi kenyataan".
yang menjadikan hidup tetap baik adalah jika orang tetap mau melangkah kedepan dengan bercermin ke belakang,
Orang tidak perlu jatuh pada kesalahan yang sama dengan terus membawa luka akan virus ketidaknyamaan ini.
Namun orang harus berani meninggalkannya dan andaikan tidak bisa ditinggalkan cukup membawa dan berjalan beriringan dengannya.
Virus hiv itu tidak mungkin ditinggalkan namun harus tetap dibawa namun virus ini tidak akan menjadi beban kalau orang sudah bisa berjalan dengannya,
Memang beban itu akan ada karena sewaktu-waktu virus ini perlu penanganan namaun dengan kesadaran dan penerimaan beban itu tidak akan terasa berat dibanding jika virus ditolah apalagi dibenci namun masih ada dan ahrus dibawa kemana-mana.
Maka belajarlah pada Tuhan Yesus yang luar biasa hebat.
Salib yang dipanggul oleh Tuhan Yesus bisa saja dibuang dan ditingggalkan namun kesetiaanNya menjadikan IA terus berjalan dan menyelesaikan perjalanan dan akhirnya semua menjadi baik bahkan sangat baik mengggumkan.
Sama juga dengan mareka yang telah mengalami hiv namun berani menerima dan menyadari hal itu bahkan mendedikasikan diri pada pelayanan penanganan hiv menjadikan hidup mereka lebih berarti dan akan menjadi baik kesudahannya.
Kesulitan tidak harus dijadikan batu sandungan namun kesulitan bisa menjadi batu loncatan untuk melangkah lebih jauh dan lebiuh tinggi.
Hal ini hanya akan bisa jika ada satu kunci istimewa yaitu kekuatan untuk menerima dan menyadari hal ini sebagai berkat yang datang dari Allah.
Memang Allah tidak mendatangkan berkat dalam bentuk kesulitan ini namun dengan meletakan kesulitan dalam koridor Allah hal itu akan menjaid lebih bernilai.
Hal ini sama dengan perisitwa kebaikan.
Kebaikan akan menjqdi lebih bernilai jika diserahkan dalam koridor cinta Allah.
Semoga hidup kita yang kadang dipenuhi oleh kesulitan ini boleh tetap berjalan dan tidak putus asa karena pada akhirnya hidup akan baik-baik saja.
Sama seperti yang pernah saya alami.
Saya tidak akan pernah boleh berbagi cinta dalam kehidupan seperti sekarang kalau tidak mengalami aneka kesulitan karena penghianatan dan fitnah.
Namun penghianatan itu harus terjadi sama seperti orang buta sejak lahir seperti dalam kitab suci yang disembukan Tuhan,
Kisah orang buta dalam kitab suci adalah demi kemuliaan Allah karena Allah mampu mengubah kekurangan dalam diri orang buta menjadi berkat yang laur biasa.
Sama seperti peristiwa kasus hiv rekan itu sungguh akan menjadi berkat jika disadari dan diterima dalam koridir Allah dan rekan itu mau bangkit.
Saya juga memiliki rekan ayng suami isteri terkena penyakit hiv ini namun mereka bisa menerima dan sampai saat ini kegembiraan tidak menjauh dari mereka.
Inilah kekuatan menerima dan menyadari serta mau terus berjalan memperjuangkan hidup.
Mereka akan tumbuh seperti pohon yang kuat ditengah badai bahkan dapat menjadi sandaran banyak kehidupan lain.
Saya berdoa semoga rekan yang kemarin menghubungi saya sudah menemukan jalan penerimaan sehingga keutuhan dalam keuarganya tetap masih terjadi hari-hari kemudian semakin menjadi jalan bagi kemuliaan Allah.
Allah sungguh memiliki maksud istimewa dalam setiap peristiwa hidup kita,
Ia memberi salib agar orang tahu artinnya beban hidup dan penyerahan kepadaNya.
Ia memberikan penghianatan agar orang tahu akan arti kesetiaan seperti kesetianNya pada manusia yang mengkhianatiNya.
Yang pasti Ia selalu menciptakan hal yang baik hanya yang baik itu ada didepan dan kadang tidak dapat ditangkap sebelum waktu yang berbicara.
Semoga kehidupan kita yang penuh dengan perjuangan karena ketidaknyamanan dan kesulitan menjadi batu loncatan untuk maju meraih kegembiraan.
Salam dalam keyakinan akan kebaikan Allah sehingga harapan-harapan kita menjadi kenyataan dan hidup menjadi baik-baik saja pada akhirnya.
petruspn

Minggu, 04 Januari 2009

Jalan Kebahagiaan

Berbahagialah mereka yang memiliki keteguhan hati dan percaya kepada Allah karena mukjizat akan terjadi.
Beberapa hari yang lalu sebelum perayaan natal, saya beserta suster perawat di klinik dan tenaga adminitrasi berbincang-bincang di meja obat dan dalam perbincangan itu saya katakan kepada mereka," natal yang sepi, biasanya kalau natal ada kiriman istimewa untuk saya entah kartu natal, entah bingkisan kecil atau kiriman buah dari rekan-rekan saya, natal saat ini semua kiriman itu tinggal kenangan saja".
Suster perawat di klinik kami menyahut," Sebentar lagi pasti ada kiriman".
Saya tertawa dengan kalimat suster perawat itu dan menyambung perkataan suster perawat itu," kalau ada kiriman berarti ini dari Tuhan dan merupakan mukjizat untuk orang berdosa ini".
Setelah itu ada pasien dan saya masuk kamar untuk berganti pakaian.
Tak lama rekan yang bertugas bagian adminitrasi mengetuk kamar dengan mengatakan," der, ini mukjizat Tuhan datang ada kiriman dari jakarta".
Saya tertawa dari dalam kamar dan mengatakan," ngejek ya".
"Kok gak percaya, ini kiriman dari jakarta sungguh", sambung rekan itu.
Saya keluar kamar dan memang benar ada kiriman barang dari Jakarta yang baru dikirimkan oleh kurir.
Kiriman itu sungguh datang dan tertera nama dari salah satu sahabat dari Jakarta yang pernah mengatakan kalimat istimewa dalam diri saya.
Sahabat yang mengirimkan bingkisan itu pernah mengatakan," Saya ingin menjadi sahabat bruder bukan saat bruder bahagia tetapi saat seperti sekarang inilah saya ingin menjadi sahabat bagi bruder".
Kalimat ini dikatakan delapan bulan yang lalu ketika badai hidup menerjang saya dan menghemaskan hidup hingga sampai di Bali ini.
Kalimat itu terngiang kembali saat saya menerima bingkisan itu.
Sungguh mujizat terlah terjadi dengan kehadiran peneguhan dari seorang sahabat yang tidak disangka-sangka.
Baru beberapa menit dikatakan kalau tidak ada bingkisan ternyata Allah membalik itu dengan mengirimkan bingkisan dari orang yang tidak dikira-kira.
Ini memang seperti kekanak-kananan dimana berbicara tentang sebuah bingkisan dihari natal.
Ini seperti anak yang mengharapkan bingkisan pada hari natal, sepeti mengharapkan hadian dari sinterklas.
Namun ini adalah sebuah kenyataan hidup, dan ini tentu juga dialami oleh banyak orang, yang biasa menerima peneguhan pada hari istimewa dan andaikan tidak meenrima "pasti" merasa ada yang kurang.
Memang dalam masa "kegemilangan" orang akan biasa menerima banyak peneguhan dari rekan-rekannya dan bahkan akan banyak rekan baru datang dalam kehidupannya,
Namun dalam masa yang jauh "terbuang" dalam keadaan yang sedang "jatuh" siapa yang mau memperhatikan keberadaannya?
Yesus sendiri pada saat memiliki "kekuatan" melakukan mukjizat banyak yang datang kepadaNya bahkan kadang dengan motivasi perut namun pada saat di kayu salib, Siapa yang datang padaNya?
Rekan dekat dan para muridpun meninggalkanNya.
Inilah kenyataan hidup ini dimana dunia selalu berpihak mereka yang sedang dalam "kejayaan" bukan yang dalam keadaan "jatuh".
Maka kehadiran mereka yang memiliki "Kesetiaan" hadir dalam keadaan jatuh merupakan keberuntungan dan mukjizat kehidupan.
Orang-orang yang bersedia hadir menjadi sahabat dalam masa sulit sebenarnya adalah tanda kehadiran Allah sendiri.
Mereka memiliki keteguhan hati untuk tetap menjadi sahabat dalam duka karena nilai persahabatan akan terasa lebih kuat dan nayta ketika duka sedang terjadi.
Allah sendiri hadir bukan pada saat dunai dalam kegemilangannya tetapi pada saat dunia sudah kehilangan keperpihakan kepada mereka yang kecil.
Allah memberikan "hadiah" PutraNya pada saat penyakit kesepain, kesendirian, kemiskinan dan ketakutan ada dalam dunia ini.
Allah hadir sebagai kekautan bagi mereka yang memiliki kepercayaan dan keteguhan kepadaNya.
Maka berbahagialah mereka yang memiliki keprcayaan dan keteguhan hati karena dalam keperacayaan dan keteguhan ini orang bisa memilih mana yang baik bagi kehidupannya.
Semoga kita juga memiliki keprcayaan dan keteguhan dalam hidup ini walaupun kesulitan ada.
Sungguh dengan kehadiran mereka yang memiliki kepercayaan dan keteguhan hati sebagai sahabat bagi mereka yang sedang mengalami kejatuhan, mereka akan menjadikan kehidupan lebih baik setidaknya kesetiaan akan cinta dan kebaikan akan dilakukan oleh mereka yang hidupnya dipercaya dan diteguhkan dengan persahabatan ini,
Mengapa dunai ini semakin hari semakin tidak ada damai ?
Ini karena banyak hati yang ditinggalkan, mereka yang hidup dalam kesepian, kesendirian, penderitaan dan ketidapastian namun tidak memperoleh peneguhan dari orang lain bahkan cenderung ditingalkan dan dianggap tidak ada.
Orang-orang yang mengalami hal-hal tersebut tidak lagi dipercaya dan bahkan tidak diterima.
Penolakan yang demikian menumbuhkan sikap egois semakin menjadi dalam diri pribadi yang mengalami kesepaan, kesendirian dan penderitaan..
Orang seperti mereka yang tidak dihargai dan dipercaya akhirnya jatuh dalam kebebalan hati dan kedegilan sehingga tak lagi memiliki kepekaan akan hidup orang lain serta mulai bertindak berdasarkan kemauanya sendiri.
Maka untuk menghindari hal yang demikian, dunia membutuhkan keperpihakan dari setiap orang yang masih memiliki keteguhan hati untuk mau menyapa dan memeprcayai mereka yang sedang mengalamai "kejatuhan" dalam kehidupannya.
Sungguh andaikan delapan bulan yang lalu tidak ada KEPERCAYAAN, PENERIMAAN dan DUKUNGAN dari para sahabat terutama Simbok dan keluarga, orang kecil ini tidak akan hidup sampai saat ini dan boleh tetap setia pada panggilan pelayanan ini.
Kepercayaan dan dukungan dari mereka yang masih mau menjadi sahabat dalam kehidupan ini yang mengubah semuanya menjadi lebih baik dan lebih membahagiakan.
Kehadiran setia pribadi yang mau menerima dan percaya ini adalah oase dalam padang kejatuhan dan penderitaan.
Dari mereka inilah semangat cinta itu ada dan hari -hari kedepan menjadi lebih memiliki harapan.
Tahun 2009 adalah tahun yang diprediksikan sangat tidak menguntungkan bagi banyak orang.
Namum sebenarnya tahun ini adalah tahun penuh berkat kalau ada kesediaan untuk hadir sebagai sahabat secara nyata dan saling bergandeng tangan untuk mewujudkan keadaan yang lebih baik.
Dunia akan terasa lebih baik dikala kegelapan boleh dihadapi dalam kebersamaan.
Kegelapan tahun depan tidak akan terjadi kalau setiap orang mau menjadi tanda dan cahaya kehadiran Allah bagi orang lain.
Sama seperti sahabat yang mengirimkan paket untuk saya ini.
Ia adalah mukjizat yang semakin menumbuhkan kepercayaan dalam diri kalau hidup masih berharga walaupun telah berbeda dengan masa kemarin. Kepercayaan kalau hidup masih berharga karena diterima dan didukung ini akan melahirkan semangat untuk berjuang mencapai kebaikan trutama kebaikan bagi semua orang teristimewa bagi mereka yang membutuhkan kehadiran seorang sahabat dalam kegelapan dunia ini.
Sungguh hal kecil yang diberikan sebagai dukungan akan melahirkan semangnat yang luar biasa.
Memang dalam keadaan kegembiraan ini ada juga orang -orang yang meningalkan bahkan kelihatan "sinis" kerena merasa sudah tidak ada huubungan lagi.
Hidup tidak bisa menuntut semua orang menjadi sahabat pada diri kita maka syukuri saja kehadiran mereka semua,
Bersyukur kepada Allah yang masih mau memberi sahabat yang setia memberi kepercayaan dan dukungan serta bersyukur kepada Allah atas mereka yang telah meninggalkan karena bagaimanapun relasi pernah ada dan tidak dapat dihinglangkan dengan penolakan apapun.
Semoga kita boleh tetap menjadi sahabat bagi setiap orang terutama mereka yang membutukah dukungan dengan berani hadir dan bukan malah meninggalkan.
Salam dalam cinta membangun dunia untuk menjadi sahabat dalam kehidupan ini sehingga jalan kebahagiaan semakin nyata,
Yakinlah jika kita bisa membaut satu kebahagiaan saja bagi orang lain sekali dalam sehari maka dunia akan diisi oleh banya kebahagiaan.
Sobat, ada dua sikap penting untuk perjalanan di tahun yang baru ini, sikap itu adalah SADAR dan CINTA.
Sadari siapa diri kita, sadari bahwa Allah ada dan berjalan bersama kita dalam diri orang-orang disekitar.
Lalu cintai Allah dengan bersyukur padaNya serta cintai diri sendiri dan orang lain dengan melakukan perbuatan baik setiap hari, maka hidup dan hidup akan bahagia.
Selamat memulai tahun baru dengan menumbuhkan kesadaran dan cinta.
Sungguh bersama Allah dan orang lain hidup akan semakin disempurnakan.
Semoga kita menjadi hadiah bagi orang lain disekitar kita yang semakin menyempurnakan kesadaran dan cinta di dunia ini sehingga jalan kebahagiaan semakin terbuka lebar dalam kehidupan ini.
Salam dalam cinta membangun persahabatan dengan setiap orang.
petrusp.

Sabtu, 27 Desember 2008

Rumah Cinta Kasih 11

Keberanian adalah benteng terakhir dalam mempertahankan hidup kalau tantangan datang.
Setiap orang memiliki kekuatan besar yang berasal dari keberanian ini.
Semakin ada keberanian dalam hidup, hidup semakinan mendekati kemenangan.
Yah, sekali lagi keberanian, orang yang memiliki keberanian adalah mereka yang memiliki kesempatan lebih untuk meraih apa yang diharapkan dan mereka tidak akan mengalami akhir yang menyedihkan namun akan memiliki akhir yang sangat indah mengagumkan.
Semoga keberanian ini ada dalam kita.
Keberanian untuk mencintai, Keberanian berbicara kebenaran, Keberanian berbagi kehidupan dengan orang lain dan
Keberanian menjadikan semua orang sebagai sahabat terutama mereka yang memerlukan bantuan dari kehadiran kita.
Seperti keberanian Bunda Maria untuk menerima Yesus dalam kandungannya dan dari keberanian itu hasil indah mengagumkan terjadi dalam hidupnya bahkan hasil itu memberikan rahmat pada kehidupan ini hingga kita boleh diselamatkan dari keberanian Bunda Maria.
Berani seperti Bunda Maria adalah hal utama dalam hidup kita.
Maka mencintai Maria juga merupakan jalan menunjukkan keberanian itu.
Beberapa hari yang lau, ada seorang kawan yang menceritakan kepada saya akan pergulatan keluarganya yang tidak ada habis-habisanya.
Masalah terus menerus datang menggempur keluarganya hingga semua celah seolah tertutup dan dinding tebal permasalahan semakin kuat menghadang.
Saya mendengarkan cerita dari rekan itu.
Di akhir ceritanya saya membalas satu kalimat," Allah dapat menyelesaikan permasalahan itu kalau Anda mau menyerahkan masalah itu kepadaNya, Mintalah pertolongan Allah melalui Bunda Maria dengan berdoa Rosario setiap hari maka permasalahan itu pasti akan diberi jalan keluarnya".
Rekan itu menjawab," Kami berdoa setiap hari tetapi jarang berdoa rosario karena panjang dan membuat ngantuk kalau mendoakannya, jadi kami malas berdoa rosario".
Saya katakan," doa rosario memang panjang dan menjemukan tetapi disanalah ada misteri cinta yang amat dalam".
Sambung saya," Usahakan berdoa rosario setiap hari dan saya akan ikut berdoa untuk penyelesaian masalah dalam keluarga Anda".
Mengapa saya menyarankan doa rosario ?
Alasan pertama adalah karena doa ini "jarang" didoakan terutama oleh mereka yang sibuk dalam pekerjan.
Doa rosario adalah doa yang luar biasa hebat karena disana harus ada kesetiaan.
Doa ini panjang, menjemukan, bikin ngantuh dan sebagian orang malas mendaraskannya.
Banyak orang tidak sadar kalau panjangnya doa ini dapat menjadi ukuran kecintaan kepada Allah melalui Bunda Maria.
Doa yang panjang ini seperti perjalanan hidup manusia yang juga panjang tiada kepastian.
Panjangnya hidup tergambar dari panjangnya doa ini.
Banyak orang tidak dapat mengisi hidup dengan baik karena "kurang" atau " tidak" dapat mencintai hidup ini.
Orang hanya menyukai bagian-bagian dari hidup yang terasa enak, nyaman dan aman yang memberikan kegembiraan.
Sedankan bagian yang lain ingin ditinggalkan.
Proses mencintai secara keseluruhan kurang dipahami dengan hanya mengambil yang dirasa menggembirakan.
Orang menyukai yang singkat dengan harapan hasil yang memuaskan dan cenderung menolak proses panjang.
Maka saya meminta banyak orang agar mulai belajar untuk berdoa rosario entah karena terpaksa atau karena mencintai doa itu.
Dengan berdoa rosario orang belajar untuk setia, tabah dan terutama belajar mencintai apa yang kelihatan panjang, menjemukkan dan tidak enak.
Dengan doa rosario orang diharapkan mampu menangkap maksud dari doa ini seperti menangkap kehendak Allah dalam hidupnya terutama dari permasalahan yang dihadapi.
Ada sesuatu yang terus "diulang-ulang" yang sebenarnya bukan diulang tetapi diperbaharui atau melangkah pada tahapan selanjutnya
Perbedaan mengulang dan melangkan pada tahap selanjutnya adalah pada melakukan hal yang sama tetapi bukan pada tempat saja.
Setiap mendaraskan Salam Maria, ini bukan mengulang tetapi memperbarui langkah dengan naik pada tangga diatasnya atau dibawahnya.
Dengan kesadaran ini maka kejemuhan dan rasa ngantuk bisa diminimalkan.
Kalau hanya mengulang berarti orang hanya ada di tangga yang sama dan tidak berubah posisi sedangkan dengan memperbarui berarti orang diharapkan sudah menapaki tangga diartasnya.
Inilah misteri mencintai itu.
Orang berani mencintai proses dan bukan hanya berjalan di tempat.
Berdoa rosario seperti menaiki tangga perjuangan hidup dalam menyelesaikan permasalahannya.
Kalau orang berani untuk mencintai maka tanpa disadari orang sudah brani melangkah untuk mencapai perjalanan itu dan semua akan terasa indah.
Setiap pendarasan Salam Maria adalah naik pada tangga diatasanya, ini seperti masalah, kalau orang telah berani melangkah dengan keberanian maka walapun masalah ada tetapi pemahaman orang lebih menjadi dewasa.
Maka mulai berani mencintai akan memberikan kebaikan dalam kehidupan ini.
Jika orang berani mencintai Doa Rosario maka secara tidak langsung orang itu diharapkan semakin mencintai proses panjang kehidupan, mulai melawan kemalasan dan melawan kengantukan sehingga jalan penyeelsaian permalahan semakin didaparkan.
Doa rosario sungguh dapat menjadi pintu penyelesaian masalah karena disana ada kesetian, cinta dan kerelaan terus berjuang melawan kemalasan dan kejenuhan.
Jika orang telah bersedia menjalani proses tentulah akan ada kebaikan.
Proses ini memang kadang tidak enak tetapi akan meberikan hasil yang memuaskan jika orang mulai memiliki keberanian untuk mencintai.
Salam dalam keberanian mencintai Doa Rosario sehingga kesulitan dan masalah hidup semakin diteguhkan Allah sehingga pemasalahan itu diberi jalan keluarnya.
Hendaklah keberanian hidup semakin berkobar dalam diri kita sehingga jalan penyelesaian setiap permasalahan semakin dekat dengan kita,
Dunia memang sedang dipenuhi KRISIS dan KRITIS namun KRISTUS datang untuk mengalahkan kritis dan krisis itu dengan bermodalkan cinta kepada kita anak-anakNya dengan hadir dalam setiap keluarga kita.
Selamat pesta Keluarga Kudus semoga kehadiran Kristus menyucikan kelaurga kita sehingga krisis dan kritis tidak ebrkuasa lagi.
Salam dalam cinta membangun dunia baru dengan kebranian untuk mencintai.
petrusp.
Sedikit Sharing, teman saya beberapa waktu yang lalu kehilangan mobil dan saya meminta berdoa dengan pesan dalam waktu dua bulan semoga mobil ditemukan,
syukur kepada Allah sungguh dalam waktu hampir dua bulan mobil boleh ditemukan.
Keberanian dan kecintaan poda doa akan memberikan kebaikan pada dunia ini.

Selasa, 23 Desember 2008

Natal Untuk Kita

Kalau berbicara natal, apa yang pertama muncul dalam benak kita?
Tentu jawabanya berbeda-beda namun yang pasti dalam memperingati natal orang disibukkan dengan hadiah-hadiah, pernik-penik natal dan perayaannya sendiri.
Natal memang luar biasa bagi kebanyakan orang termasuk mereka yang tidak merayakannya.
Natal adalah momen istimewa untuk tampil istimewa dalam kancah kehidupan ini
Namun apa sesungguhnya natal itu?
Apakah natal seperti yang saat ini digembar-gemborkan terutama oleh televisi, plaza-plaza dan mall-mall?
Bukan!!! ini bagi saya lho, kalau Anda setuju boleh tidak setuju juga tidak dilarang.
Natal adalah perayaan keterlibatan Allah secara nyata untuk merasakan kehidupan manusia ini.
Allah mengambil peranNya dalam kerterbatasan dengan menjadi janin dalam kandungan Maria dan menjadi bayi di palungan kandang.
Natal adalah peristiwa penerimaan akan keterbatasan ini.
Maka "Sebenarnya" jika memperingati natal berarti memperingati "keterbatasan" hidup ini.
Dengan keterbatasan inilah orang diharapkan saling mendukung agar keterbatasan ini bisa diperingan atau diatasi.
Sungguh dalam hirup pikuk natal ini ada banyak keterbatasan-keterbatasan yang terus ada dan terjadi disekitar kita.
Ada Ibu-ibu yang kesulitan melahirkan anak-anaknya.
Ada perempuan yang ditinggalkan pacarnya karena hamil.
Ada kelangkaan elpiji dan kesulitan minyak tanah.
Ada gelombang PHK yang besar-besaran sehingga membuat orang hidup dalam kekawatiran.
Semua "keterbatan" ada dan luar biasa terjadi disekitar kita.
Maka menperingati natal adalah menghadirkan kembali solidaritas Allah pada kita yang dicintainya ini.
Kehadairan Allah dalam keterbatasan ini adalah misteri Rahmat Allah.
Allah yang adalah sempurna dalam segala hal mau menjadi sama dengan kita dalam keterbatasan sebagai mansuia.
Inilah kesempurnaan cinta Allah.
Kesempurnaan yang tidak dimiliki oleh kebanyakan kehidupan.
Orang ingin menjadi hebat, terkenal, kaya, populer sehingga mengejar semua itu dengan banyak cara.
Namun Allah malah meninggalkan semua kesempurnaanNya untuk menjadi kecil, "terbuang", lemah dan rapuh.
Gambaran kesempurnaan itu hilang dalam diri bayi kecil yang diberikan kepada kita melalui Bunda Maria.
Apakah kita mau menerima bayi yang demikian ini dalam hidup hidup kita?
Banyak orang mau menerima bayi kecil itu karena itu bayi isitmewa,
Namun apakan bayi-bayi lain yang juga lahir sama dengan Dia bukan bayi istimewa seperti Dia sehingga banyak yang dibuang ?
Inilah misteri Natal itu.
Menerima satu bayi dan membuang seribu bahkan sejuta bayi?
Aborsi dimana-mana bahkan semakin menggila, bayi-bayi yang tidak berdosa seperti bayi Kristus dibunuh seolah bayi itu adalah bayi kritis.
Miris memang.
Ada kejadian natal sore ini terjadi.
Seorang perempuan muda datang ke klinik kami.
Perempuan ini menangis karena dalam perutnya ada bayi dan ia telah berusaha menggugurkanya tetapi tidak berhasil.
Alasan pengguran adalah karena ditinggal pacarnya dan pacarnya tidak mau mengakui bayi itu karena mengangggap bayi ini bukan bayinya bahkan menuduh perempuan itu pelacur.
Stess terjadi dan dalam kestreessannya ia ingin mengguugrkan bayi itu setelah tidak berhasil ia menemuai imam dan karena saran imam, perempuan itu diminta datang ke klinik kami.
Rahmat natal diberikan pada kami.
Syukur saya yang tidak punya janin dalam kandungan Ibunya.
Saya seperti menerima Bunda Maria yang mengandung ek rumah saya.
Kami menerima perempuan itu dan dokter memeriksanya dan menyarankan ke dokter kandungan untuk memasatikan keberadan janin itu.
Biaya tidak ada dan janin inipun telah terancam dengan kelakuan ibunya yang ingin memgugurkanya.
Setelah bertemu dengan saya, saya menyarankan untuk tetap memelihara janin itu apapun keadaannya.
Saya mengatakan, kebutuhan janin itu dapat diselesaikan kalau ada kemauan dan kami siap membantu asalkan ibu itu memberi ruang pada janin itu untuk hidup.
Perempuan itu hanya memangis dan untuk membesarkan hatinya, kami akan menjanjikan tempat penampungan yaitu di tempat suster kenalan kami.
"pikirkan baik-baik dalam mengambil keputusan, biarkan janin itu boleh hidup dalam keadaan apapun dan saya siap menerima dalam keadaan apapun juga", pesan saya.
Sunggun natal itu tidak mudah, karena menerima keterbatasan dan ketidaknyamanan..
Banyak orang lupa akan hal ini sehingga menutupi natal dengan hal-hal yang luar biasa "glamor" sehingga pesan yang terkendung didalamnya menjadi kabur.
Penerimaan akan keterbatasan seolah dihilangkan dengan kemeriahan.
Bahkan kitapun kadang terjebak didalamnya.
Natal hanya mementingkan penampilan luar dengan "Show" yang menakjubkan namun kehilangan inti dari keperpihakan Allah pada keterbatasan ini.
Natal adalah cerminan bagi kita untuk sama seperti Allah memiliki solidaritas kepada sesama.
Sama seperti Bunda Maria yang mengalami natal pertama, dimana Bunda Maria mau menerima Allah yang kecil, rapun dan penuh kerterbatasan dalam bayi yang dikandungNya.
SELAMAT NATAL 2008
Semoga natal saat ini sungguh natal untuk kita dimana Allah yang sama dengan kita dalam keterbatasan memberikan kekautan, kemudahan dan cinta.
Semoga kita juga boleh menjadi Palungan hangat seperti rahim Bunda Maria yang memberikan kehangatan peda kehadiran Allah dalam diri kita.
Salam dalam cinta menjadi rekan kerja Allah dalam menjadikan Natal semakin berarti dalam hidup untuk orang lain yang ada disekitar kita terutama yang membutuhkan kehaadiran kita.
petrusp
Doakan perempuan yang hamil itu tidak melanjutkan usaha menggugurkan janinnya dan janin itu boleh hidup sama seperti Yesus dalam kandungan Bunda Maria.

Senin, 22 Desember 2008

Selamat Hari Ibu

Setiap orang yang membaca email ini pasti memiliki Ibu.
Ibu adalah orang pertama yang memiliki jasa paling besar dalam hidup kita, kita menjadi apapun tak pernah lepas dari orang yang bernama Ibu ini.
Ibu merupakan sandaran terkuat hidup kita,
Ibu juga merupakan kekayaan teristimewa dalam hidup kita karena pribadi ibu ini selalu menyediakan hidupnya secara khusus untuk kita,
Ibu memberikan kepuasan lahir dan batin dengan kerelaan untuk bekerja, berdoa dan bahkan meneteskan air mata untuk menunjukkan keciantaannya kepada anak-anaknya.
Ibu juga merupakan tempat paling aman untuk menjadi tumpahan kekecewaan, kebencian, kesulitan, kegemboraan, keberhasilan dan seluruh pergulatan hidup kita tanpa pernah menghindar dari semua yang kita ungkapkan.
Ibu melakukan semua yang terbaik untuk anak-anaknya dengan ketulusan hati yang laur biasa.
Beruntungah mereka yang masih boleh memiliki pribadi Ibu dalam kehdiupan ini.
Maka jangan menyia-nyiakan kehadiran Ibu ini dalam hidup dan selalulah menyediakan waktu khusus bagi Ibu dalam keadaan sesibuk apapun.
Ibu adalah gambaran dari "Kitab Suci" hidup yang selalu menjadi jalan menemukan wajah Allah yang paling nyata.
Dalam diri Ibu tak ada kepalsuan cinta, yang ada adalah ketulusan dan kebenaran dari cinta, seperti cinta Allah kepada mansuia.
Beberapa hari yang lalu ketika kami sudah tutup praktek klinik,
Ada seorang Ibu yang lari-lari mengendong anaknya dan "ngotot" agar anaknya diperiksa karena panas.
Ibu itu menerobos kami yang masih sibuk karena pasien masih banyak dan waktu sudah malam sedangkan dokter sudah hampir pulang diatas kendaraannya.
Ibu itu "merengek" agar anaknya diperiksa dan dengan air mata mengharapkan dokter memerikasa anaknya.
Cinta yang besar dari Ibu ini menunjukkan bahwa kadang Ibu tidak tahu malu demi anaknya.
"Mengemispun" akan dilakukan demi kebaikan anaknya.
Hati dan cinta Ibu sungguh laur biasa.
Dalam keadaan yang mendesak dan seberat apapun akan selalu ada untuk anak-anaknya.
Inilah kekuatan cinta dari seorang Ibu.
Cinta yang sanggup membakar dunia dan panasnya "melebihi" panas api neraka.
Cinta yang terus berkobar tiada padam walaupun diguyur oleh hujan dan badai.
Cinta yang tidak pernah putus walaupun jutaan penghalang menghadang.
Cinta yang tidak mengenal lelah walaupun badan sudah sempoyongan.
Cinta yang terus mengalir walaupun musim kemarau melanda.
Yang pasti dalam diri Ibu ada sejuta cinta yang tidak dapat dihalangi oleh apapun,
Cinta itu sanggup mematahkan segala penghalang yang ada didepan perjalananya dan menjadi jalan kebaikan anak-anaknya.
Maka merupakan hal yang istmewa ketika kita boleh selalu menyediakan diri dan waktu untuk menjadi bagian dari Ibu.
Ibu merupakan Ikatan batin yang utama yang tidak dapat dilupakan dan diingkari oleh siapapun yang lahir dari rahimnya.
Sesungguhnya misteri terbesar cinta ada dalam diri Ibu.
Dan misteri ini selalu dirayakan pada tanggal 22 Desember sebagai ahri Ibu,
Semoga pada hari Ibu ini kita boleh mengatakan,
"Aku mencintai Ibu sepenuh hati dan berterima kasih Atas semua yang telah Ibu berikan".
Ibu hanya mengharapkan satu bahwa kita tetap mencintainya.
Ibu tidak mengharapkan balasan berupa kekayaan, popularitas dan kekaasaan.
Ibu hanya menharapkan kita memiliki cinta seperti yang dimiliki dan telah diberikan pada anak-anaknya.
Kalau Ibu mengharapkan kekayaan, tentu banyak ibu yang gagal karena banyak anak-anak yang masih hidup dalam garis kemiskinan.
Kalau Ibu mengharapkan popularitas maka banyak Ibu yang gagal karena banyak anak-anak yang hidup dalam kesendirian,
Klaau Ibu mengharapkan kekuasaan maka banyak Ibu yang gagal karena banyak anak yang tidak memiliki kekuasaa.
Jika anak-anak memiliki cinta seperti yang dimiliki dan dibagikan oleh ibu pada anak-anaknya,
Maka keberhasilan dan kebanggan Ibu sudah cukup dan Ibu akan memiliki kepuasan yang istimewa karena telah selesai menjalankan tugasnya sebagai Ibu.
Selamat hari Ibu.
Semoga jiwa dan teladan kehidupan Ibu selalu ada dalam diri kita.
Salam dalam cinta untuk menjadikan Ibu sebagai "kitab suci" yang selalu hidup dan diamalkan dalam kehidupan ini.
petrusp.

Rabu, 17 Desember 2008

Rumah Cinta Kasih 10

Mungkin tidak ada seorangpun yang mengerti dan dapat merasakan beban persoalan yang kita hadapi dalam hidup ini,
Tapi sesungguhnya Allah mengerti dan Ia sanggup memulihkan keadaan kita.
Ingatlah Allah sangat mengasihi kita.
KasihNya melampaui batas kemampuan daya nalar kita.
Beberapa hari yang lalu, saya menerima email dari seorang sahabat saya.
Sahabat ini adalah orang penting dalam hidup saya dimana saya mencintai, menghormati bahkan menjadikan ia sebagai orang istimewa.
Namun karena suatu sebab, relasi itu pecah.
Sahabat ini adalah mantan pemimpin saya yang saat ini berumur hampir 90 tahun.
Beliau menulis email sangat pendek," terima kasih petrus atas tulisanmu, aku merenungkannya setiap hari. Aku tidak lupa padamu dan mencintai serta mendoakanmu setiap hari". (tulisan saya tetang kematian dalam pengingat hidup)
Email sahabat ini menghantam pikiran saya karena "ternyata" orang yang pernah mengusir saya dari tempat saya mengapdikan diri puluhan tahun masih mengingat, mencintai bahkan mendoakan saya setiap hari.
Mukjizat Allah terjadi.
Tak ada orang yang mengira bahkan sayapun tidak, ternyata kegalutan hati dan beban hidup yang selalu ada dalam pikiran saya ada dalam pengamatan Allah yang luar biasa dan IA menunjukkan belas kasihNya dengan membuat mukjizat istimewa ini dalam diri saya.
Memang email ini tidak mengubah keadaan saya saat ini,
Namun dari email sahabat ini keperpihakan Allah sunggun nyata dan mengagumkan.
Tak pernah disanga-sangka, Cinta itu ternyata masih ada dan terpendam yang tidak bisa dilupakan bahkan dihapus dari kenyataan hidup.
Allah sungguh tidak tidur, IA mengerti apa yang kita lakukan.
Maka percaya kepada Allah selalu dalam keadaan apapun dan bagaimanapun sanggup membuat mukjizat istimewa dalam hidup ini.
Keyakinana kalau hidup kita baik, tidak berputus asa dan terus berusaha melakukan yang paling baik dalam keadaan apapun serta menyerahkan keyakinan itu kepada Allah sebagai persembahan hidup melahirkan banyak hal baru yang ada diluar jangkaun pikiran kita.
Saat kegelapan melanda, jangan lepasakan tangan Allah.
Jangan berputus asa tetapi yakinlah selalu padaNya.
Ia sungguh meperhatikan kita,
Beban hidup yang kita hadapi setiap hari tidak terlepas dari perhatian dan pandangan mataNya yang penuh cinta dan belas kasih.
Kalau Allah sudah mencintai dan berbelas kasih pada kita, apa yang harus kita takutkan ?.
Tap perlu ada ketakutan!
Kita harus berani karena dengan bermodalkan cinta dan belas kasih Allah, kita akan dapat terbang menuju kebaikan hidup.
Belas kasih dan cinta itu adalah sayap yang kuat sebagai penunjang hidup kita.
Cinta dan belas kasih adalah hal utama dalam hidup ini dan dari sana akan melahirkan semangat baru untuk terus maju.
Cinta itu pula yang akan meringankan beban hidup yang kita hadapi,
Maka berbahagialah mereka yang mendapatkan rahmat cinta dan belas kasih Allah ini.
Kalau orang sudah mendapatkan cinta dan belas kasih Allah, apa yang diperlukan lagi?
Tak ada yang harus dikejar karena dalam cinta itu ada kepenuhan.
Kepenuhan dalam hadiran Allah, mungkin hidup tetap penuh kesulitan namun jika kepenuhan cinta dalam hadiran Allah ada kesulitan itu dapat menjadi batu loncatan untuk meraih kebaikan.
Sungguh berbahagialah mereka yang telah mendapatkan rahmat cinta ini.
Saya sendiri bersyukur kepada Allah sebagai sumber cinta yang talah memperhatikan hidup saya bahkan dengan "mengirimkan" email pendek dari mantan pemimpin ini.
Dari hal sederhana ini timbul keyakinana kalau hidup ini bernilai, berharga dan harus diperjuangkan.
Kesulitan, ketakutan dan kekawatiran harus dihilangkan sedikit demi sedikit dan diganti dengan kepercayaan akan cinta dan belas kasih Allah.
Keadaan saat inipun yang tidak mendukung karena banyaknya kesulitan bukan halangan untuk percaya kepada Allah bahkan harus semakin percaya kalau Allah sanggup memulihkan kehidupan kita.
Membangun kepercayan dalam keadaan yang rapuh memang tidak mudah namun harus terus diusahkan.
Jika kepercayaan ini sudah tumbuh dan cinta tinggal disana maka mukjizat Allah sudah dekat.
Mukjizat yang utama adalah cinta itu sendiri.
Semoga kita boleh tetap percaya akan Allah dan menumbuhkan cinta di hati, karena dengan cinta ini campur tangan allah luar biasa.
Malam ini juga sewaktu saya selesai berdoa rosario, ada telp dari rekan saya yang mengatakan kalau usahanya sangat lesu bahkan hanya 10% dibanding bulan lalu.
Semua terasa berat,
Saya hanya mengatakan apakan keadaan ini menurunkan kepercayaan akan Allah dan membuat tidak mencintai Allah ?
Rekan itu menjawab, "saya hanya bisa berdoa kepada Allah karena Allah yang akan mengatur semua yang saya lakukan dan yang akan terjadi".
Inilah kepercayan dan cinta itu yaitu mau berserah pada kehendakNya dan memahami kalau Allah mengatur segalaNya.
Luar biasa hidup orang yang dekat dengan cinta Allah.
Mereka tidak diombang-ambingkan oleh keadaan tetapi kuat menahan goncangan.
Kegelapan, kesulitan, ketakutan dan sejuta keadaan tidak mendukung tidak menjadikan menjauh dari Allah namun malah tetap berani memprcayakan diri kepada Allah dan orang yang demikian adalah orang yang dekat dengan mukjizat dan pemulihan keadaan akan segera terjadi
Semoga kita menjadi orang-orang yang beruntung memeproleh rahmat kepercayaan kepada allah.
Salam dalam cinta untuk tetap percaya kepada Allah sehingga dunia dipenuhi dengan cinta dan hdiup semakin hari semakin dibangun kearah prmulihan.

petrusp.